Pelaku StartUp Baru

Industri kreatif kini banyak digemari masyarakat Indonesia. Tidak hanya untuk kalangan remaja. Usia muda hingga usia senja juga ikut menjelajahinya. Mereka ditantang oleh kehidupan. Covid-19 yang menjadi pandemi telah memukul berbagai sektor kehidupan. Di bidang ekonomi, pandemi membuat banyak orang kehilangan pekerjaan.

Dunia media kreatif menjadi jawaban mereka atas kehilangan pekerjaan tersebut. Sebab Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi memungkinkan penggunanya menjangkau audiens yang begitu luas dengan penetrasi pasar yang kian membesar. 

Pelaku StartUp bermunculan membawa pergeseran model-model bisnis yang mengakibatkan beberapa jenis pekerjaan tidak lagi dibutuhkan. Seperti influencer selebgram, beauty influencer, beauty vlogger, youtuber, buzzer, gamers dan lain-lain. 

Pelaku-pelaku tersebut berupaya untuk mempengaruhi mereka untuk menjadi pengikutnya. Semakin banyak pengikut, banyak pula keuntungan yang akan mereka dapatkan.Berdasarkan riset terbaru oleh situs web Getcraft. Getcraft mengatakan terdapat 714 influencer yang ada di Indonesia. Dengan rata-rata harga paid promote berkisar satu juta rupiah dari followers seribu lebih. Hingga 16 Juta rupiah untuk influencer dengan followers satu juta lebih. Menggiurkan bukan?

Ada istilah baru lagi yaitu Buzzer. Cara kerja buzzer menyampaikan serangkaian informasi dengan cara berulang-ulang. Ada waktu yang ditentukan untuk kapan mereka bisa menyampaikan informasi tersebut. Buzzer tidak harus meyakinkan para followers-nya, tugas mereka hanya menyampaikan informasi sebanyak-banyaknya tanpa memikirkan apakah nantinya para followers akan tertarik atau enggak. Buzzer hanya bertugas membuat para pengikutnya aware dengan informasi yang terus diberikannya tersebut.

Tidak tertinggal pelaku StartUp yang satu ini, yaitu youtuber. Posisi yang sekarang menjadi ajang perebutan bagi semua orang. Sebab penghasilan yang sangat menggiurkan. Mengacu dari data Social Blade, Baim Wong dan istrinya Paula Verhoeven lewat akun Baim Paula menjadi Youtuber Indonesia dengan jumlah penghasilan tertinggi, yakni di kisaran 59.300 dollar AS hingga 949.100 dollar AS per bulan. Jika dirupiahkan bisa menjadi 14 Milyar. Penghasilan bulanan Baim mengalahkan sejumlah “artis” Youtube lainnya seperti Atta Halilintar dan Ria Ricis.

Penghasilan mereka mungkin sudah menjadi ketertarikan pertama bagi kalian.Namun, kalian sadar tidak? Atau pernah mempertanyakan juga? Halal tidak penghasilan yang mereka dapatkan tersebut?

“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; Karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS. al-Baqarah: 168)

Wahai umat manusia, bertakwalah engkau kepada Allah, dan tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rezeki, karena sesungguhnya tidaklah seorang hamba akan mati, hingga ia benar-benar telah mengenyam seluruh rezekinya, walaupun terlambat datangnya. Maka bertakwalah kepada Allah, dan tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rezeki. Tempuhlah jalan-jalan mencari rezeki yang halal dan tinggalkan yang haram.” (HR. Ibnu Majah no. 2144, dikatakan shahih oleh Syaikh Al Albani).

Mari kita cari jawaban dari pendapat para ulama. Mengenai halal tidak pekerjaan baru tersebut. Pertama pendapat dari Buya Yahya. “Menjadi youtuber sampai menghasilkan uang rezekinya halal dengan catatan, tujuan Anda baik, sesuatu yang Anda share atau upload hal yang baik dan bermanfaat. Tidak sekedar viral,” Paparnya.

Ustad Dr. Oni Sahroni dalam bukunya fikih muamalah kontemporer dijelaskan. Ada tiga syarat bolehnya bisnis sebagai Youtuber. Pertama, Konten harus legal dan halal. Tidak berisikan konten-konten yang bertentangan dengan nilai-nilai keislaman. Legal tidak mengambil konten orang lain, tidak mengambil video footage, dan software untuk mengedit bukan bajakan. 

Kedua, memfilter iklan adsense youtube yang akan tayang pada video kita. Jangan sampai iklan pornografi, lembaga bank konvensional, bank-bank ribawi muncul pada video. Bisa diatur dengan men-block semua di pengaturan website adsense.

Terakhir, ada kejelasan hak dan kewajiban antara pihak diantaranya Youtuber sebagai penjual jasa dengan perusahaan sebagai pembeli jasa yang dilakukan sesuai kesepakatan. Sebab ada dua kemungkinan uang yang dihasilkan dari youtube. Yaitu dari jumlah viewersnya dan memasarkan produk dalam iklan melalui video youtuber yang disebut dengan sponsor. Hal tersebut harus jelas akadnya.

Sampai sejauh ini mungkin kalian sudah paham. Halal atau tidaknya sebuah pekerjaan entah itu pekerjaan offline maupun online tergantung kepada diri sendiri atau sistem dalam pekerjaan tersebut.

Konten yang baik dan niat untuk menyebarkan kebermanfaatan lebih mudah untuk dikatakan itu adalah pekerjaan halal.Sebaliknya, jika kalian menyebar konten keburukan, meng-endorse produk untuk membuka aurat, dan paid promote produk ilegal. Jangan menyalahkan jika ada orang yang mengatakan itu pekerjaan Haram.

Semua rezeki sudah didatangkan dengan halal. Kembali kepada kita bagaimana cara menjemput rezeki tersebut. Semoga Allah memudahkan kita untuk menjemput rezeki tersebut. Amiin Ya robbal Alamin. (nrl)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *